Sesuatu yang hampir tak mungkin pun dengan ijin dan kehendak Allah SWT semuanya bisa menjadi mungkin, ajaib dan syukur alhamdulillah. "Semua ini adalah karunia yang diberikan sang Maha Kuasa kepada Kami". kenangku waktu itu.
Ya, sepuluh tahun lalu tepatnya tahun 2003 kami melaju ke partai Final Liga Sepak Bola Pondoh. Lawan kami adalah Dayung Biru FC, lawan yang pernah mengalahkan kami dipartai penyisihan. Kami dengan gagah berani meng obrak abrik pertahanan lawan namun selalu kandas oleh pertahanan yang kokoh.
Cakra FC yang waktu itu baru dua tahun usianya, tapi dengan semangat juang dan gaya permain yang ciamik mendapat apresiasi dan dukungan yang begitu luar biasa dari para penonton. "Itu membuat semangat kami bertambah".
Menjelang akhir pertandingan, kedudukan masih imbang. Saat itulah keajaiban datang, tendangan Clanthing melaju keras menuju gawang yang waktu itu dijaga oleh Kasuwan Belanda. Kiperpun mampu menahan bola, tapi dengan ajaib bola pun lepas dan meluncur ke mulut gawang.
Sorak sorak bergemuruh, peluit panjang pun berbunyi. CAKRA FC menjadi club satu-satunya yang berasal dari Pondoh Blok Kidul yang mampu menjadi Jawara.

Posting Komentar